Ini Tentang Rindu

Rindu, kata yang dinobatkan banyak makna dengan sayang dan cinta. Ungkapan rasa yang indah namun juga menyakitkan. Rindu akan hadir jika kita menyangi, mengasihi dan mencintai orang lain. Orang tua, adek, kakak, saudara, sahabat, juga "someone".
Rindu akan orang lain terkadang tak perlu di ungkapan. Perlu dia ada di dekat kita dan menghabiskan seharian waktu dengan kita. Tak perlu begitu, Karena "adanya dia" sudah mengobati kerinduan kita padanya. Walaupun mungkin itu hanya sebatas mendengar suaranya atau bahkan melihatnya dari jauh. Kerinduan terobati dengan sendirinya. 
Ada pula yang  tetap tak mau bertemu, berjumpa, menghubungi, maupun mencari tahu demi menjaga kerinduan itu sendiri. Mereka yang yakin, bahwa rindu akan tersampaikan dengan indah pada waktunya.

wiihhh,, entahlah tulisan apa di atas. Hehe. :p Lama tak ngeblog nih. Heii kawand, gimana kabarnya? Semoga selalu sehat. Aamiin.
Aku..yang pasti, sekarang saya lagi merindu orang rumah nih. Kemarin sempat telp mbak Ita, yang angkat Ibu. Sayangnya suaranya ga jelas, terputus putus. Dan barusan di telp sama mbak Ita (lagi), tapi ga bisa ngobrol dengan ibu-bapak, karena mbak Ita udah pulang.
Sebenarnya bukan telp karena rindu, tapi karena mbakku ga lulus lagi ujiannya, so aku telp dia. Dan hari ini dia telp untuk meminta penjelasan soal matematika yang dia kirim tadi pagi. :D
Kerjaanku bila di rumah, kadang ngajarin atau mengerjakan soal matematika sekolah mbakku-yang dia ga bisa tentunya. Aku dibuat sibuk dan puyeng deh pokoknya. Beegghhhh,, seperti barusan, soal eliminasi. Aku yakin bukan karena mbakku ga tau atau ga paham metode itu, hanya saja mungkin ruwet penjelasan panjang lewat tulisan sms. haha. Eh jadi kangen juga saat-saat itu.
Dulu pernah  ribut soal-soal matriks. Jadi sewaktu mbakku masih kuliah di STKIP-MATEMATIKA, dia dapat tugas matriks nih, disuruh cari determinan dan invers dari sebuah matriks. Nah, karena soalnya banyak, dan jawaban dia beberapa kali ga sama, akhirnya aku deh kena imbasnya. Aku yang dulu masih SMP, tiba-tiba belajar kilat mengenai matriks. Perhitungan penjumlahan, pengurangan, perkalian pada matriks juga mencari determinan dan inversnya. Kilat deh pokoknya. Setelah penjelasan kilat, aku langsung diborong dengan 2 soal a,b, c, dengan matriks berordo lebih dari 5x5. beegghhh..serasa dia puas sekali dengan menjadikan aku buruh ngerjakan tugasnya. Tapi tak apa, malam itu aku minta imbalan 5rb dan dua bungkus mie ayam. Heheh. (capek menghitung banyak gitu :P )
dan barusan, kerinduan beberapa hari lalu terobati, meski hanya begitu. Mendengar suara dan tawa dari seberang sana. Juga  aku barusan nanya kabar ibu-bapak-adek. Hmm,, mendengar bahwa mereka baik-baik saja itu sudah mengobati kerinduanku. :) Semoga ujiannya kali ini lolos mbak, diberi nilai yang terbaik. Dan semoga mas han-iyan-ibu-bapak-iin sehat selalu. ^^ Aamiin.

Komentar

Postingan Populer